Jawaban singkat

Banyak orang yang meyakini Tuhan tidak ada menjawab tidak. Jika segala sesuatu hanyalah sebab dan akibat fisik, setiap pilihan sudah ditentukan oleh sebab-sebab yang tidak pernah Anda pilih: gen Anda, otak Anda, dan masa lalu Anda. Sebagian orang, seperti ilmuwan Stanford Robert Sapolsky, menerima hal ini dan menarik sendiri kesimpulannya. Menurutnya, tidak ada orang yang benar-benar pantas disalahkan atau dihukum. Orang yang mencelakai seorang anak harus dikurung semata-mata sebagai bahaya, seperti mobil yang remnya blong. Tidak semua ateis setuju, dan kebanyakan filsuf berusaha mempertahankan kebebasan sekaligus sebab-akibat. Namun tanpa jiwa dan tanpa Pencipta, sulit untuk mengatakan siapa yang sebenarnya memilih. Islam mengajarkan bahwa Allah (﷾) memberi setiap orang kehendak yang sejati, dan Dia akan mengadili setiap perbuatan dengan keadilan yang sempurna. Itulah sebabnya suatu kejahatan bisa benar-benar pantas dihukum.

Baca penjelasan lengkap

Lihat halaman tersimpan Anda