Jawaban singkat

Ya. Umat Islam percaya bahwa Isa tidak pernah dibunuh. Allah (﷾) mengangkatnya dalam keadaan hidup, dan ia akan kembali sebelum Hari Akhir. Al-Qur'an menyebutnya pertanda akan datangnya hari Kiamat, yaitu Hari Akhir. Nabi (ﷺ) bersabda bahwa ia akan turun sebagai penguasa yang adil. Ia akan mematahkan salib dan membunuh Al-Masih palsu, sang penipu besar di akhir zaman. Ia tidak membawa kitab baru. Ia mengikuti syariat yang diberikan kepada Nabi Muhammad (ﷺ), dan ia mempersilakan seorang pemimpin Muslim mengimami salat. Orang Kristen juga menantikan kedatangannya kembali, tetapi Injil-Injil Perjanjian Baru mengaitkannya dengan angkatan para pengikut pertamanya. Islam mengatakan bahwa ia kembali sebagai hamba Allah (﷾), bukan sebagai Allah. Islam mengajarkan bahwa ia akan wafat sesudah kembalinya, sebagaimana setiap manusia.

Baca penjelasan lengkap

Lihat halaman tersimpan Anda